Terungkap !!! ini Misteri Warna Biru pada Gerobak Mie Ayam

Ada hubungan menarik antara mie ayam dan warna biru. Jika kamu cermati nih Nabs, kebanyakan gerobak mie ayam itu warnanya biru. Kenapa bisa begitu?

Menurut disiplin ilmu desain komunikasi visual, ada 3 jenis warna yang mampu membangkitkan selera makan seseorang. Ketiganya adalah merah, kuning dan orange. Jadi jangan heran jika logo dari beberapa franchise makanan cepat saji mengambil 3 warna itu untuk logonya.

Penggunaan warna merah, kuning dan orange juga diaplikasikan ke bungkus atau kemasan sebuah makanan. Contohnya adalah mie instan. Kalau dicermati, ketiga warna tadi selalu hadir di bungkus mie instan kesayangan kamu sekalian.


Satu warna yang mungkin jarang sekali diasosiasikan dengan makanan atau kuliner adalah biru. Karena jarang digunakan, kita bakal merasa aneh ketika menemui logo atau bungkus produk makanan berwarna biru. Coba deh, sebutkan 5 produk makanan yang memiliki warna biru pada bungkusnya. Susah kan?

Namun uniknya nih Nabs, di Indonesia, ada jenis makanan yang cukup identik dengan warna biru. Apalagi kalau bukan mie ayam. Melihat pedagang mie ayam dengan gerobak warna biru di Indonesia adalah hal yang lumrah.

Lalu, apa yang sebenarnya melatarbelakangi penggunaan warna biru pada gerobak mie ayam? Apakah ada konsensus rahasia dari perkumpulan pedagang mie ayam seluruh Indonesia? Hmmm~

Saat kamu bertemu dengan salah satu pedagang mie ayam yang punya gerobak warna biru. Pedagang yang biasa mangkal di Jalan Gajah Mada, Kabupaten Bojonegoro tersebut bernama Imam Sobari.

Imam mengungkapkan alasannya menggunakan gerobak warna biru untuk jualan mie ayam sehari-hari.

“Nggak ada alasan khusus. Soalnya dari zaman kecil, saya tahunya gerobak mie ayam kebanyakan warnanya memang biru,” ujar pria berusia 47 tahun tersebut.

Meski mengatakan tak ada alasan atau filosofi khusus, Imam mengatakan jika warna biru membuat pelanggan atau pembeli lebih mudah mengingat gerobaknya. “Gampang tengerane,” kata Imam.

Jika diperhatikan, gerobak mie ayam warna biru memang lebih mudah diingat. Bandingkan dengan pedagang bakso atau gado-gado yang jarang punya kesamaan warna antar sesamanya.

Baca juga: Alasan Mie Instan Buatan Warung Lebih Enak daripada Masak Sendiri

Biru memang sangat jarang digunakan untuk pewarnaan pada bungkus maupun produk makanan. Sehingga, warna tersebut tidak masuk golongan warna yang mampu menggugah selera atau nafsu makan.

Peneliti mengatakan bahwa biru membatasi nafsu makan karena jarang ditemukan di alam (daging dan sayuran). Karena itu, kita tidak memiliki respons nafsu makan otomatis ketika melihat warna biru.

Itu juga jadi jawaban mengapa sejumlah perencana program diet kerap menempatkan makanan di piring biru. Tujuannya agar orang tak berselera makan sehingga program dietnya berhasil.

Namun itu semua tak berlaku pada gerobak mie ayam warna biru di Indonesia. Gerobak warna biru tetap didatangi para pembeli yang ingin menyantap seporsi mie ayam yang lezat dan nikmat. Sebuah anomali yang mungkin sulit dijelaskan oleh para peneliti dan pegiat desain komunikasi visual di seluruh dunia.